Tanggapan Mengenai Usaha Menghancurkan Patung Naga di Singkawang
Sepanjang yang aku tahu, setiap organisasi yang melakukan demo dan adu argumentasi umum adalah sebuah organisasi yang baik dan layak untuk dilindungi.
Ketika organisasi itu memberikan argumentasi yang menjelek-jelekkan sebuah institusi dengan berdasarkan sebuah argumen yang valid, maka organisasi itu juga layak untuk dilindungi.
Tetapi, ketika organisasi itu menjelek-jelekkan satu institusi atau satu kelompok atau satu individu berdasarkan ras maka organisasi itu harus ditangkap oleh polisi dan diadili di pengadilan.
Ketika sebuah organisasi bukan saja menjelek-jelekkan atas nama ras, tetapi juga melakukan tindakan perusakan fisik, maka, organisasi juga harus langsung ditangkap oleh polisi dan diadili di pengadilan.
Bila hal ini tidak terjadi, maka berarti, entah pemerintah memanfaatkan organisasi ini atau pemerintah sangatlah lemah hingga tidak kuat untuk menegakkan hukumnya sendiri.
Bila FPI membenci orang-orang Tionghoa, apakah dasar mereka? Padahal orang Tionghoa itu:
1. pembawa agama Islam ke Nusantara yang notabene adalah agama resmi organisasi FPI itu sendiri,
2. orang Tionghoa adalah yang memperkenalkan artileri ke tanah Jawa yang mampu membawa tanah Jawa menguasai banyak wilayah di Nusantara ini
3. Tiongkok adalah sebuah negeri di Asia. Dan sekarang Tiongkok sedang membangun, sedang maju, sedang menderapkan kuda-kuda ekonomi dan militernya untuk melampaui negeri-negeri Eropa dan Amerika Utara, bukankah kita sebagai sesama orang Asia ikut berbangga hati, dan bukankah seharusnya kita ikut mencontoh Tiongkok?
Dan mengenai leluhur orang-orang Melayu dahulu ada yang menjadi perompak, aduhai mengapa mereka mempermasalahkannya? Bukannya dibanyak tempat, dibanyak negara, leluhur-lehuhur mereka juga banyak yang menjadi perompak dimasa lalu? Dan juga, apakah menjadi perompak pada masa itu adalah tindakan yang hina? Tidak! Sama sekali tidak! Perompak mungkin adalah sebuah penghancuran terhadap kemanusiaan secara umum, tetapi, apakah yang bisa dilakukan orang miskin yang tertindas selain menjadi Perompak?